Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Identifikasi spesies dari filum Platyhelminthes dan fisik Annelida

Gambar
Identifikasi Spesies dari Filum Platyhelminthes dan Filum Annelida Nur Fiqhia Miftahul Jannah Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan , Institut Agama Islam Negeri Jember NIM: T20158032 ABSTRAK     Filum Platyhelminthes dan filum Annelida memiliki banyak spesies di bumi ini, baik didarat maupun di air. Penelitian yang dilakukan terhadap dua filum ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakter morfologi salah satu spesies dari filum Platyhelminthes dan Annelida berdasarkan kunci identifikasinya. Selain itu, bertujuan untuk mengklasifikasikan spesies tersebut dan membuat dendogram dari filum  Platyhelminthes dan Annelida. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan pengamatan secara langsung menggunakan lup, kemudian mengidentifikasi karakter morfologi sesuai pengamatan dan mengklasifikasikan setiap spesies berdasarkan pada literatur. Hasil dari penelitian yaitu didapatkan ordo Polycladida, Haplotaxida, Tricladida, dan Phyllodocida. Ordo yang te

TEORI HERMENEUTIKA (FRIEDRICH SCHLIERMARCHER, WILHELM DILTHEY, DAN HANS GEORG GADAMER)

TEORI HERMENEUTIKA (FRIEDRICH SCHLIERMARCHER, WILHELM DILTHEY, DAN HANS GEORG GADAMER) Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Filsafat Ilmu yang dibina oleh Khoirul Faizin, M. Agl Oleh: Nur Fiqhia Miftahul Jannah M. Ubaidilah Hasan Qismatur Rohmah TADRIS BIOLOGI FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI JEMBER 2018 BAB 1 PENDAHULUAN Biografi Friedrich Schleirmacher Friedrich Schleiemacher lahir di Breslau Selatan Polandia (1768-1834). Dia adalah peletak dasar hermeneutika modern sekitar dua abad lalu. Ayahnya seorang pendeta reformasi yang dipengaruhi oleh gerakan pietisme. Bagi sang ayah, doktrin-doktrin gereja masih penting, tapi bagi Schleiemacher (karena pengaruh rasionalisme dan romantisisme) justru menolak misalnya fakta penebusan kristus melalui pengorbanan dirinya. Ia bertemu dengan Kant dan dipengaruhi oleh Kant dan panteisme spinoza. Baginya, semua manusia secara kodratian baik dan mempunyai potensi secara batiniah untuk